PENAJAM – Ribuan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tumpah ruah memadati lapangan depan Kantor Bupati PPU pada Sabtu malam, (30/5/2026).
Kehadiran massa yang luar biasa ini guna menyaksikan Malam Puncak Festival Inovasi PPU tahun 2026 yang dirangkai dengan pengumuman pemenang lomba, penyerahan penghargaan, serta panggung hiburan rakyat. Suasana semakin semarak dengan penampilan artis dangdut jebolan D’Academy musim kelima asal Barabai, Syahriyadi atau yang akrab disapa Yadi, bersama sederet band lokal.

Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Bupati PPU Mudyat Noor, Sekretaris Daerah Tohar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU, para asisten, kepala perangkat daerah, Kepala Cabang Bankaltimtara PPU, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung penuh terselenggaranya Festival Inovasi PPU 2026. Menurutnya, agenda tahunan ini memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar kompetisi.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang kolaborasi, ruang kreativitas, sekaligus ruang pembelajaran bersama untuk membangun Penajam Paser Utara yang lebih maju dan berdaya saing,” ujar Mudyat Noor.
Mudyat mengaku bangga menyaksikan besarnya potensi luar biasa yang ditampilkan oleh masyarakat Serambi Nusantara selama festival berlangsung. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari inovasi pelayanan publik, pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), teknologi tepat guna, kreativitas pemuda, hingga program pemberdayaan masyarakat desa. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat PPU memiliki semangat tinggi untuk terus berkembang dan adaptif terhadap tuntutan zaman.

Secara khusus, Bupati Mudyat Noor juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba dan inovator terbaik yang menerima penghargaan pada malam tersebut. Ia berpesan agar prestasi yang diraih tidak membuat mereka berpuas diri, melainkan menjadi pemantik konsistensi dalam berkarya.
“Prestasi yang diraih hendaknya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi atau kelompok, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi masyarakat di Benuo Taka tercinta ini,” tuturnya.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil mendapatkan penghargaan, Bupati mengimbau agar tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa proses mencoba, berproses, dan konsistensi untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas merupakan esensi dari kemenangan yang sesungguhnya.

Mengakhiri arahannya, Mudyat Noor optimistis bahwa Festival Inovasi PPU akan terus menstimulasi lahirnya inovator-inovator lokal baru yang kompeten. Kehadiran para inovator ini sangat dibutuhkan untuk mengakselerasi visi daerah menuju kabupaten yang unggul, berkeadilan, sejahtera, dan berdaya saing.

“Terlebih dalam menyongsong peran strategis kita sebagai Serambi dan Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN),” pungkasnya.(Wan/*DiskominfoPPU)
