Logo Kabupaten Penajam Paser Utara
Diskominfo

Kab. Penajam Paser Utara

BerandaBeritaBERITA PEMKAB
BERITA PEMKAB

PPU Ditetapkan Sebagai Lokasi Dampingan Program USAID SELARAS Percepatan Pengelolaan Sampah di Indonesia

ASRIANSYAH
3 menit baca
PPU Ditetapkan Sebagai Lokasi Dampingan Program USAID SELARAS  Percepatan Pengelolaan Sampah di Indonesia - Foto 1
Foto Dokumentasi

Keterangan foto: PPU Ditetapkan Sebagai Lokasi Dampingan Program USAID SELARAS Percepatan Pengelolaan Sampah di Indonesia

0 Kali Dibaca
Statistik Artikel Berita
Terverifikasi
Total Pembaca
317
Waktu Baca
3 Menit
Tanggal Rilis
9 Juli 2024
Kategori
BERITA PEMKAB
"JAKARTA - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi satu-satunya wilayah di Kalimantan bersama 18 kabupaten/kota se Indonesia yang ditetapkan sebaga..."
JAKARTA - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi satu-satunya wilayah di Kalimantan bersama 18 kabupaten/kota se Indonesia yang ditetapkan sebagai lokasi dampingan program USAID SELARAS oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia.

Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun ditemui usai menghadiri Peluncuran Nasional Program USAID SELARAS ini di Jakarta mengatakan bahwa dirinya bersukur karena di Kalimantan hanya kabupaten PPU yang ditetapkan dan menjadi salah satu lokasi dampingan program USAID SELARAS di Indonesia ini. " Ya, pertama memang pertimbangannya PPU saat ini sebagai lokasi Ibukota Negara (IKN). Kemudian karena saya orang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) jadi memang saya minta PPU agar diprioritaskan karena menyongsong hadirnya IKN, dan PPU sebagai penyangga IKN," kata Makmur Marbun, Selasa, (9/7/2024). Diakui Makmur Marbun bawa terkait ini kabupaten PPU sebenarnya belum siap. Karena kehadiran jumlah penduduk di IKN dapat dipastikan volume sampah yang ada di daerah bakal meningkat drastis. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Buluminung, kabupaten PPU saat ini sambung dia, hanya dikelola untuk wilayah PPU. Belum lagi sampah yang dihasilkan dari sisa-sisa bangunan pengerjaan IKN. Sehingga pengelolaan sampah di PPU ini memang harus diprioritaskan. " Kita bersyukur Bappenas setuju itu. Sehingga kedepan pengelolaannya tidak lagi manual dan saya minta pendanaan itu harus dibantu. Kita tidak mungkin sanggup karena PPU penyangga IKN, sementara kita juga tidak boleh menolak sampah yang berasal dari IKN," kata Makmur Marbun. Sementara Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Ervan Maksum saat peluncuran program ini mengatakan bahwa sampah saat ini tidak hanya menjadi masalah di kota-kota besar di Indonesia. Tetapi juga menjadi masalah global. Baik terkait dengan tata kelola maupun dampak yang ditimbulkan. " Persoalan sampah di Indonesia ini memang merupakan isu global tetapi penanganannya harus dengan pendekatan lokal yang Intens dari hulu ke hilir," kata Ervan Maksum. Seperti diketahui, USAID SELARAS merupakan program yang digagas Kementerian Bappenas untuk memajukan tujuan pembangunan Indonesia dengan mengurangi sumber polusi plastik laut dan emisi gas metana di daratan dengan mendorong sistem pengelolaan sampah dan daur ulang yang berkelanjutan serta terintegrasi di perkotaan. Program ini digagas sekaligus mewujudkan komitmen kabupaten/kota terhadap aksi menuju reformasi pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu ke hilir di Indonesia. Kegiatan ini mencakup tata kelola, pembiayaan, perluasan layanan, dan perubahan perilaku sosial di sektor persampahan melalui kemitraan dengan sektor swasta, masyarakat sipil, dan pemerintah kota. USAID SELARAS ini juga akan bekerja di 18 kabupaten/kota salah satunya adalah di kabupaten PPU, Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Deklarasi dukungan pemerintah daerah untuk percepatan pengelolaan sampah terpadu dan berkelanjutan sebagai komitmen kepala daerah dari 18 Kabupaten/kota di Indonesia. Salah satunya tampak Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun.(Humas6*/Diskominfo PPU) Kunjungan Kerja Jurnalistik Kabupaten Penajam Paser Utara ke Kota Yogyakarta Disambut Baik oleh Pemerintah Kota Yogyakarta - Kunjungan kerja jurnalistik yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ), Makmur Marbun, ke Kota Yogyakarta mendapat sambutan hangat dari Pj. Walikota Yogyakarta, Sugeng Purwanto, dan jajaran pemerintah Kota setempat. Rombongan ini mengadakan serangkaian diskusi terkait pola kerja media dengan pemerintah Kota Yogyakarta, dengan tujuan memperdalam kerjasama antara media dan pemerintah dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Bima Komplek Balai Kota Yogyakarta, Rabu (3/7/2024). Pj. Bupati, Makmur Marbun yang didampingi Kepala dinas Komunikasi d…
Topik:BERITA PEMKABPemerintah Kabupaten PPU