Bupati Mudyat Noor Tekankan Program Makan Bergizi Harus Optimal di PPU

0
170

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan keseriusannya mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Ia menargetkan pelaksanaan program ini dapat berjalan sepenuhnya di seluruh sekolah di PPU sebelum tutup tahun 2025.

“Program MBG adalah program nasional yang wajib kita dukung bersama. Saya ingin pelaksanaannya di PPU bisa maksimal dan mencapai seratus persen sebelum akhir tahun,” tegas Mudyat saat membuka Forum Group Discussion (FGD) bersama ratusan kepala sekolah dan guru, Jumat (12/9/2025) di Graha Pemuda, Nipah-nipah.

Menurutnya, dengan anggaran Rp10.000 per porsi, penyediaan makanan bergizi bagi siswa di sekolah sebenarnya cukup realistis. Ia bahkan memaparkan perhitungan sederhana mengenai bahan kebutuhan pokok, mulai dari ayam, telur, hingga bumbu dapur.

“Kalau satu sekolah ada 200 murid, ayam seharga Rp45 ribu bisa dipotong 12 bagian, ditambah telur dan bumbu, itu sudah cukup. Tinggal bagaimana kreatifitas kita mengelolanya,” jelasnya.

Bupati juga membuka ruang partisipasi masyarakat, khususnya orang tua yang mampu, untuk turut menyumbangkan sayur atau kebutuhan tambahan lainnya. Sedangkan untuk air minum, siswa dianjurkan membawa sendiri dari rumah.

Guna memastikan keberlangsungan program, Pemkab PPU akan menutup kekurangan anggaran yang tidak tercakup dari pusat melalui alokasi dana daerah. “Insyaallah, sisanya akan ditanggung Pemda. Tinggal bagaimana pengelolaannya bisa diatur dengan baik,” ujarnya.

Lebih jauh, Mudyat Noor menyatakan bahwa PPU siap menjadi daerah percontohan nasional untuk pelaksanaan MBG. Ia bahkan berencana mengundang Presiden agar melihat langsung pelaksanaan program ini di sekolah-sekolah PPU.

“Kita ingin Penajam Paser Utara bisa menjadi teladan. Jika program ini sukses, perhatian terhadap sekolah di PPU tentu akan semakin besar,” tandasnya.

Di akhir arahannya, Bupati mengingatkan seluruh pihak, terutama kepala sekolah, agar tidak mempersulit jalannya program. “Jangan hanya berpikir keuntungan. Mari kita kelola dengan kreatif, manfaatkan bantuan yang ada sebaik mungkin,” tutupnya.(Wan/*DiskominfoPPU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here