Bupati PPU Resmikan Integrasi Retribusi Jasa Kepelabuhanan Buluminung

0
202

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan High Level Meeting Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang sekaligus dirangkaikan dengan Soft Launching Integrasi Retribusi Jasa Kepelabuhanan Buluminung, Senin (4/8/2025)

Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD PPU, Raup Muin, Pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU beserta jajaran serta perwakilan dari Bank Indonesia Balikpapan dan PT. BPD Kaltim Kaltara.

Dalam sambutannya Bupati PPU, Mudyat Noor mengatakan bahwa digitalisasi layanan publik merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Integrasi retribusi jasa kepelabuhanan dengan sistem pembayaran digital seperti QRIS bukan hanya sekadar inovasi, tetapi komitmen kita bersama dalam mendorong transformasi digital sektor pelayanan publik,” Ungkapnya

Menurutnya Bupati PPU itu dengan penerapan sistem pembayaran digital, masyarakat pengguna jasa pelabuhan akan mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Sementara pemerintah daerah memperoleh transparansi yang lebih baik dalam pengelolaan retribusi.

“Hal ini juga akan memberikan dampak positif terhadap optimalisasi pendapatan daerah dan mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif,” Ujarnya.

Ia juga menjelaskan langkah ini mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia dan PT. BPD Kaltim Kaltara selaku mitra strategis Pemkab PPU dalam pengembangan sistem pembayaran digital. Kesiapan mereka dalam mendukung implementasi sistem pembayaran digital secara berkelanjutan, tidak hanya di sektor kepelabuhanan, tetapi juga layanan publik lainnya di PPU.

“Digitalisasi pembayaran di sektor kepelabuhanan ini akan menjadi tonggak penting dalam mendorong efisiensi, memperluas akses keuangan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah daerah,” Terangnya.

 

Di akhir sambutannya, Mudyat Noor berharap soft launching ini menjadi langkah awal percepatan digitalisasi di berbagai sektor lainnya. Adapun peningkatan kualitas layanan publik dan optimalisasi penerimaan daerah dapat berjalan seiring, sekaligus mempercepat terwujudnya Penajam Paser Utara sebagai daerah yang unggul, berkeadilan, sejahtera, dan berdaya saing.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai tonggak percepatan digitalisasi layanan daerah lainnya. Kerja sama lintas sektor ini harus terus terjaga demi kemajuan Penajam Paser Utara yang kita cintai,” Pungkasnya (DiskominfoPPU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here