Pemkab PPU Gelar Upacara Peringatan Ke-29 Hari Otda Tahun 2025

0
258

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan upacara peringatan ke-29 Hari Otonomi Daerah (Otda) tahun 2025, mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045” di halaman Kantor Bupati PPU, Jum’at (25/04/2025).

Upacara dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar diikuti sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, perwakilan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) PPU, TNI/Polri, pimpinan Perangkat Daerah, para tokoh masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkab. PPU.

Sekda PPU Tohar saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, para tokoh masyarakat, akademisi, insan pers serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi nyata dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

“Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak inilah yang menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola daerah yang responsif, transparan dan akuntabel,” ucap Tohar.

Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara besar, bukan hanya dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk, melainkan juga dari keberagaman budaya, sumber daya alam dan potensi daerahnya. Namun, kehebatan ini tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan sinergi dan kolaborasi yang solid antartingkatan pemerintahan.

Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa sinergi pusat dan daerah merupakan sebuah keharusan untuk mencapai cita-cita bangsa sebagaimana telah dituangkan dalam konstitusi.

“Dalam upaya menguatkan komitmen dan mengharmoniskan langkah kita bersama, maka dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 tahun 2025, diangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya jajaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia, untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai sarana untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat integrasi nasional serta meningkatkan daya saing daerah yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa secara keseluruhan,” ucapnya.

 

Ia mengingatkan visi arah kebijakan strategis sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan pada setiap tingkatan pemerintahan menjadi salah satu kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan besar menuju Indonesia Emas 2045.

“Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok nusantara,” tutupnya.(Man/*DiskominfoPPU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here