POPDA XVII Kalimantan Timur 2025 Resmi Ditutup, Balikpapan Raih Juara Umum

0
143

PENAJAM – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur 2025 resmi ditutup Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, pada Kamis malam (27/11/2025) di lapangan depan Kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU). Ratusan atlet, pelatih, dan official dari seluruh kabupaten/kota hadir dalam prosesi penutupan yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Bupati Penajam Paser Utara,
Mudyat Noor, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan POPDA XVII, mulai dari atlet, official, wasit, juri, hingga panitia.

“Kita melihat perjuangan luar biasa dari para pelajar kita selama beberapa hari ini. Ada yang menang, ada yang belum meraih medali, namun itu bukan ukuran kegagalan. POPDA adalah sarana untuk memacu semangat dan menjadi pijakan menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Mudyat Noor juga mengungkapkan bahwa sebagai tuan rumah, PPU berhasil mencatat peningkatan prestasi dengan menempati peringkat kelima, naik dua tingkat dari posisi ketujuh pada POPDA 2016.

“Kami bersyukur kegiatan berlangsung kondusif. Setiap dinamika di lapangan adalah bagian dari evaluasi untuk penyelenggaraan POPDA yang lebih baik ke depan,” tambahnya.

Ia berharap ajang berikutnya yang akan digelar di Kota Bontang dapat berjalan lebih lancar dan semakin berkualitas.

Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa POPDA merupakan agenda penting dalam pembangunan olahraga pelajar di Kalimantan Timur.

“POPDA adalah ruang lahirnya talenta terbaik. Dari sini kita berharap muncul atlet-atlet muda yang kelak memperkuat Kaltim di Popnas, Kejurnas, PON, bahkan event internasional,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya,
Pembinaan berkelanjutan oleh sekolah, cabor, dan pemerintah daerah
Sinergi dan kolaborasi, mulai dari Dispora, Disdik, KONI hingga pengurus cabor.

Sri Wahyuni juga mengapresiasi perangkat pertandingan yang menjaga integritas sehingga POPDA berjalan adil dan berkualitas.

“Event ini adalah investasi menuju Generasi Emas Kaltim, generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” tegasnya.

Dalam laporan panitia pelaksana, Balikpapan dinyatakan sebagai juara umum POPDA XVII Kaltim 2025.
Balikpapan memimpin dengan total 174 medali (59 emas, 57 perak, 58 perunggu). Samarinda berada di posisi kedua dengan 56 emas, 58 perak, dan 52 perunggu, disusul Kutai Kartanegara di posisi ketiga dengan 39 emas, 34 perak, dan 43 perunggu. Tuan rumah Penajam Paser Utara berada di peringkat kelima dengan 20 emas, 20 perak, dan 35 perunggu. Sementara itu, Mahakam Ulu menutup klasemen dengan dua medali perunggu.

Acara penutupan POPDA XVII turut dihadiri Wakil Bupati Penajam Paser Utara, pimpinan dan anggota DPRD PPU, Sekretaris Daerah serta unsur Forkopimda PPU. Juga hadir Kepala Dispora dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, para kepala dinas yang membidangi pendidikan dan olahraga dari kabupaten/kota, pengurus KONI dan Bapopsi se-Kaltim, pengurus 16 cabang olahraga, para official, pelatih, dan seluruh atlet peserta POPDA.(Wan/*DiskominfoPPU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here