APEL GELAR PASUKAN DAN PERALATAN, PPU SIAP HADAPI ANCAMAN HIDROMETEOROLOGI TAHUN 2025

0
221

Penajam – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan pada Rabu, (6/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di halaman depan Kantor Bupati PPU dan diikuti oleh unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, Dinas Sosial, Satpol PP, relawan, serta berbagai instansi teknis lainnya.

Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang, yang kerap terjadi pada musim penghujan di wilayah Kabupaten PPU. Dalam kegiatan tersebut, berbagai peralatan seperti perahu karet, pompa air, kendaraan evakuasi, alat komunikasi darurat, hingga dapur umum lapangan ditampilkan dan dicek kelayakannya.

Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar, yang bertindak sebagai pembina apel dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung penanggulangan bencana di daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar upaya mitigasi bencana dapat berjalan optimal.

“Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Kita harus sigap cepat, dan terkoordinasi dengan baik dalam merespons setiap potensi bencana. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI,Polri, relawan, dunia usaha, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan penanggulangan bencana. Semua sarana dan prasarana yang dimiliki harus dalam kondisi optimal, siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Latihan dan simulasi harus terus dilakukan. Ini penting agar setiap personel memahami perannya masing-masing dalam situasi darurat”, ujarnya.

Lebih lanjut, Tohar juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam sistem peringatan dini dan respon bencana. Menurutnya, upaya tersebut dapat mengurangi dampak buruk serta meminimalkan kerugian.

“Jika kita siap, kita bisa mengurangi dampak buruk yaditimbulkan. Kita bisa melindungi diri kita, keluarga, dan sesama, serta meminimalkan kerugian yang mungkin terjadi. Mari kita mulai dari sekarang,untuk selalu siap siaga. Jangan tunggu sampai bencana datang. Persiapkan diri, keluargdan komunitas kita untuk menghadapi kemungkinan bencana dengan lebih baik”, tambahnya.

Selain pemeriksaan pasukan dan peralatan, kegiatan apel juga menjadi momentum untuk simulasi singkat penanggulangan bencana oleh tim gabungan. Simulasi tersebut memperlihatkan respons cepat dalam proses evakuasi korban, pendirian tenda pengungsian, dan pendistribusian logistik.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama agar Kabupaten Penajam Paser Utara senantiasa dijauhkan dari bencana besar, serta diberikan kelancaran dalam upaya penanggulangan bencana. Pemerintah daerah berharap, dengan kesiapan personel dan peralatan yang terintegrasi, PPU dapat menghadapi musim penghujan 2025 dengan lebih sigap dan terorganisir.(Yub/*DiskominfoPPU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here